Clava
Selasa, 13 Januari 2015
Selasa, 06 Januari 2015
Pemprov DKI Akan Perluas Kawasan Larangan Sepeda Motor
Pemprov DKI Akan Perluas Kawasan Larangan Sepeda Motor - Hampir sebulan uji coba larangan sepeda motor di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat diberlakukan. Melihat lancarnya pelaksanaan di lapangan, Pemerintah DKI Jakarta berencana memperluas area larangan sepeda motor sampai kawasan Jalan Sudirman - Bundaran Senayan.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Rabu (7/1/2015), namun berdasarkan hasil evaluasi, perluasan wilayah larangan sepeda motor ini menunggu kesiapan pengadaan bus gratis terlebih dahulu.
Jalan Sudirman dipilih sebagai kawasan perluasan karena melihat alat transportasi bus Transjakarta pada koridor 1 ini lebih baik ketimbang koridor lainnya.
Rencananya, di sepanjang jalan protokol di DKI Jakarta akan menjadi kawasan pembatasan kendaraan. Pembatasan ini baik berupa pelarangan kendaraan roda 2 hingga penerapan tarif dengan metode Elektronik Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar untuk kendaraan roda 4.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Rabu (7/1/2015), namun berdasarkan hasil evaluasi, perluasan wilayah larangan sepeda motor ini menunggu kesiapan pengadaan bus gratis terlebih dahulu.
Jalan Sudirman dipilih sebagai kawasan perluasan karena melihat alat transportasi bus Transjakarta pada koridor 1 ini lebih baik ketimbang koridor lainnya.
Rencananya, di sepanjang jalan protokol di DKI Jakarta akan menjadi kawasan pembatasan kendaraan. Pembatasan ini baik berupa pelarangan kendaraan roda 2 hingga penerapan tarif dengan metode Elektronik Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar untuk kendaraan roda 4.
Minggu, 21 Desember 2014
Barat Mulai Melirik Praktik Pengobatan Islami
Barat Mulai Melirik Praktik Pengobatan Islami - Pengobatan Islami yang pada masa lalu diterapkan Rasulullah SAW mulai dilirik dunia Barat. Muncullah upaya untuk mengintegrasikan praktik pengobatan modern yang berkembang di Barat dengan nilai-nilai keagamaan.
Padahal, sebelumnya hal tersebut dianggap tidak ilmiah karena Barat menilai ilmu pengetahuan harus dipisahkan dari nilai-nilai agama.
"Namun, berdasarkan riset terkini yang mereka lakukan, ternyata pengobatan yang bersumber dari ajaran agama tertentu terbukti berkontribusi dalam kesembuhan pasien," kata Direktur Rumah Sakit Nur Hidayah Yogyakarta Arrus Fery pada seminar nasional bertema Menuju Masyarakat Madani dan Lestari 2014 Seri ke-4 di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, pekan lalu.
Menghadapi tren tersebut, menurut dia, umat Islam harus segera berbenah dan mempersiapkan diri. "Kita harus mampu mengembangkan konsep pengobatan holistik yang mengintegrasikan antara pengobatan klinis dan pengobatan ala Nabi SAW. Jika kita tidak segera bertindak, peluang ini akan diambil oleh bangsa lain,'' ujar dia.
Tren ini, kata Arrus, sudah menjadi keniscayaan, namun sistem pengobatan yang ada masih sangat terfragmentasi. Karena itulah, ia sedang mengembangkan pengobatan ala Nabi di RS Nur Hidayah.
Ia mengatakan, sudah lama umat Islam hanya menjadi penonton dan konsumen dalam perkembangan pengobatan modern. Padahal, dari segi historis, fondasi ilmu kedokteran modern justru banyak dibangun oleh para cendekiawan dan ilmuwan Muslim.
Padahal, sebelumnya hal tersebut dianggap tidak ilmiah karena Barat menilai ilmu pengetahuan harus dipisahkan dari nilai-nilai agama.
"Namun, berdasarkan riset terkini yang mereka lakukan, ternyata pengobatan yang bersumber dari ajaran agama tertentu terbukti berkontribusi dalam kesembuhan pasien," kata Direktur Rumah Sakit Nur Hidayah Yogyakarta Arrus Fery pada seminar nasional bertema Menuju Masyarakat Madani dan Lestari 2014 Seri ke-4 di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, pekan lalu.
Menghadapi tren tersebut, menurut dia, umat Islam harus segera berbenah dan mempersiapkan diri. "Kita harus mampu mengembangkan konsep pengobatan holistik yang mengintegrasikan antara pengobatan klinis dan pengobatan ala Nabi SAW. Jika kita tidak segera bertindak, peluang ini akan diambil oleh bangsa lain,'' ujar dia.
Tren ini, kata Arrus, sudah menjadi keniscayaan, namun sistem pengobatan yang ada masih sangat terfragmentasi. Karena itulah, ia sedang mengembangkan pengobatan ala Nabi di RS Nur Hidayah.
Ia mengatakan, sudah lama umat Islam hanya menjadi penonton dan konsumen dalam perkembangan pengobatan modern. Padahal, dari segi historis, fondasi ilmu kedokteran modern justru banyak dibangun oleh para cendekiawan dan ilmuwan Muslim.
Langganan:
Postingan (Atom)
